Kinerja Emiten
Penjualan Rokok HMSP Naik 6,6 Persen
Jumat, 25 Juni 2010 | 13:35 WIB
KOMPAS.COM/IGNATIUS SAWABI
JAKARTA, KOMPAS.com - Penjualan rokok PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) pada kuartal pertama tahun ini meningkat 6,6 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Jumlah rokok yang terjual sebanyak 19,3 miliar batang.
Peningkatan penjualan rokok ini ditopang penjualan rokok sigaret kretek mesin sebesar 16,9 persen dan sigaret putih mesin sebesar 3,4 persen. Manajer komunikasi eksternal HMSP Meta Rostiawati mengatakan peningkatan penjualan ini semakin menegaskann HMSP sebagai pemimpin pasar rokok di Indonesia. "HMSP berhasil mempertahankan sebagai pemimpin pasar rokok dengan meraih pangsa pasar sebesar 28,8 persen," kata Meta dalam siaran persnya.
Peningkatan penjualan ini otomatis meningkatkan kinerja HMSP. Penjualan bersih pada kuartal pertama melonjak 13,9 persen menjadi Rp 10,38 triliun dari Rp 9,11 triliun. Sedangkan laba bersih HMSP juga meningkat 12 persen menjadi Rp 1,513 triliun. (Avanty Nurdiana/Kontan)
Peningkatan penjualan rokok ini ditopang penjualan rokok sigaret kretek mesin sebesar 16,9 persen dan sigaret putih mesin sebesar 3,4 persen. Manajer komunikasi eksternal HMSP Meta Rostiawati mengatakan peningkatan penjualan ini semakin menegaskann HMSP sebagai pemimpin pasar rokok di Indonesia. "HMSP berhasil mempertahankan sebagai pemimpin pasar rokok dengan meraih pangsa pasar sebesar 28,8 persen," kata Meta dalam siaran persnya.
Peningkatan penjualan ini otomatis meningkatkan kinerja HMSP. Penjualan bersih pada kuartal pertama melonjak 13,9 persen menjadi Rp 10,38 triliun dari Rp 9,11 triliun. Sedangkan laba bersih HMSP juga meningkat 12 persen menjadi Rp 1,513 triliun. (Avanty Nurdiana/Kontan)
Berpikirlah sejenak, siapa yang untung dan siapa yang dirugikan....
Yang di atas sana boleh2 saja merasa puas, tapi apakah ada setitik saja perasaan dengan orang yang menggunakan output mereka??? haruskah disalahkan, tidak juga.
Kita kembalikan pada konsumen....apakah juga harus disalahkan....jawabannyapun sama...TIDAK JUGA.
Lalu siapa yang disalahkan??? masing2 sebagai seorang pribadi yang puny keinginan yang tak terbatas.
Pertama dilihat dari sisi sosial terutama tenaga kerja (mata pencaharian sebagai buruh pabrik), petani tembakau (sebagai mata pencaharian juga)...mereka memang harus dipikirkan juga...
ROKOK:
hasil karya manusia yang mempunyai pengertian menjadi 2 sisi:
hasil karya manusia yang mempunyai pengertian menjadi 2 sisi:
BAIK & TIDAK BAIK
Anda boleh memilih diantara keduanya...
Penjualan rokok naik 6,6 %...banyak keuntungan...lebih banyak kerugian dan yang jelas semakin menjerumuskan manusia.......
Banggakah Anda sebagai penikmat rokok?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar